Anjing

Catatan Teja Purnama

Ponsel menjerit, padahal telah susah payah mendapatkan alam tidur yang begitu nikmat ini.

Saya bangkit dan mengambil ponsel itu. Tanpa nama.

“Halo,” ucap saya dengan nada tak senang.

“Halo,” balasnya.

“Siapa? Ada apa ya?”

“Anjing. Aku anjing.”

Mula-mula geli, tapi lebih ingin marah. Hanya orang gila yang bermain-main pada dini hari ini!

“Kau boleh tak percaya, boleh marah. Aku memang anjing. Dan aku ingin protes malam ini!”

Semestinya saya matikan saja ponsel itu. Tetapi entah kenapa saya jadi tertarik mendengar kata protes. (lagi…)

Published in: on Maret 13, 2011 at 6:58 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.